GESAHKITA – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan fisik di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden memeriksa kesiapan Istana Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) serta memantau lokasi pembangunan SMA Taruna Nusantara.
Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono mendampingi penuh rangkaian kegiatan tersebut. Basuki menegaskan bahwa kehadiran Kepala Negara merupakan sinyal kuat keberlanjutan proyek tersebut.
“Saya mendampingi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, dalam kunjungan kerja Beliau ke Ibu Kota Nusantara sebagai penegasan komitmen pemerintah untuk mengawal keberlanjutan Nusantara sebagai Proyek Strategis Nasional,” kata Basuki Hadimuljono dalam konfirmasi resminya.
Kunjungan ini mencakup dua aspek vital, yakni penguatan sumber daya manusia dan kesiapan pusat pemerintahan.
“Dalam rangkaian kunjungan ini, Presiden Republik Indonesia meninjau kawasan SMA Taruna Nusantara sebagai wujud perhatian negara terhadap penguatan pendidikan, dan pembinaan karakter generasi muda. Presiden kemudian melanjutkan kunjungan ke Istana Negara untuk melihat langsung kesiapan infrastruktur, serta tata kelola pemerintahan yang akan diselenggarakan di Nusantara,” sambung Basuki.
Basuki meyakini kunjungan pada 12-13 Januari 2026 ini memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai amanah Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025.
Target Rampung Fasilitas Utama pada 2028
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan instruksi khusus untuk mempercepat fasilitas bagi lembaga tinggi negara.
“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai pada tahun 2028,” ujar Prasetyo Hadi.
IKN menjadi destinasi penutup dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden di wilayah Kalimantan. Presiden Prabowo menginap satu malam di hotel bintang lima kawasan inti IKN sebelum melanjutkan agenda kepresidenan lainnya.
Dalam rombongan ini, Presiden turut membawa jajaran menteri kunci, antara lain:
-
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
-
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.
-
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
-
Menteri Luar Negeri, Sugiono.
-
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
-
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo.










