Polri Perkuat Hubungan Strategis dengan Pers melalui Pendekatan Persuasif dan Edukasi

Retret PWI

GESAHKITA – Divisi Humas Polri memberikan pembekalan khusus kepada para peserta Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara, Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk memperkokoh semangat bela negara di kalangan insan pers.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya membangun sinergi demi keutuhan bangsa.

- Advertisement -

“Saya ucapkan terima kasih pada Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang telah menyelenggarakan kegiatan Retret PWI ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata untuk memperkuat wawasan kebangsaan, serta memperkokoh peran pers sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Irjen Pol. Johnny.

Kebebasan Pers dan Perlindungan Wartawan

Dalam sesi teknis, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., memaparkan materi bertajuk Penegakan Hukum, Kebebasan Pers, dan Perlindungan Wartawan. Ia menekankan bahwa Polri membangun keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kedekatan emosional dengan jurnalis demi mewujudkan komunikasi publik yang efektif.

Untuk menciptakan harmoni dengan insan pers, Polri menjalankan enam langkah konkret:

  1. Kemitraan Pers: Membangun kolaborasi kerja yang saling mendukung.

  2. Pembinaan Pers: Memberikan dukungan pada penguatan kapasitas.

  3. Langkah Profesional: Menjalankan prosedur hukum secara transparan.

  4. Edukasi Pers: Menyosialisasikan aturan hukum terkait profesi wartawan.

  5. Pendekatan Persuasif: Mengutamakan dialog dalam penyelesaian masalah di lapangan.

  6. Perlindungan Hukum: Menjamin rasa aman bagi wartawan dalam bertugas sesuai UU Pers.