BOJONEGORO, GESAHKITA COM–Keselamatan masyarakat khususnya pengguna jalan adalah hal mutlak harus diutamakan bagi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Prov. Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Bojonegoro untuk itu leading sektor tersebut membangun tembok penahan longsor di Jalan Jurusan Batas Kota Bojonegoro – Pajeng (Bts. Kab. Nganjuk) (Link 144), Kamis (9/9). 

“Dibawah instruksi Kepala UPT PJJ Bojonegoro, kami langsung gerak cepat mengerahkan tim penanggulangan untuk melakukan pembuatan tembok penahan tanah dari pasangan batu”, jelas Ketua Tim Pelaksana Swakelola Penanggulangan Kerusakan Jalan dan Jembatan akibat Bencana Alam di Bojonegoro, Hari Setijobudi saat ditemui di lokasi kegiatan, Jum’at (10/9)

- Advertisement -
Tampak Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Bojonegoro untuk itu leading sektor tersebut membangun tembok penahan longsor di Jalan Jurusan Batas Kota Bojonegoro - Pajeng (Bts. Kab. Nganjuk) (Link 144), Kamis (9/9).
Tampak Pelaksanaan Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Bojonegoro untuk itu leading sektor tersebut membangun tembok penahan longsor di Jalan Jurusan Batas Kota Bojonegoro – Pajeng (Bts. Kab. Nganjuk) (Link 144), Kamis (9/9).

Menurut Hari, tembok penahan longsor tersebut dibangun sepanjang 118 meter dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 1,5 meter sampai 4 meter mengikuti kontur tanah.

Selain itu, Hari kemudian juga menjelaskan, pembangunan tembok penahan longsor itu  karena tanah sebelah timur jalan mengalami penurunan, sehingga sering terjadi kecelakaan karena tikungan tajam disertai dengan tanjakan.

Dalam kesempatan itu, Hari juga mengimbau kepada masyarakat agar memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta selalu waspada saat melintasi Jalan Jurusan Batas Kota Bojonegoro – Pajeng (Bts. Kab. Nganjuk) (Link 144) tersebut.

“Mohon untuk berhati-hati saat melintasi jalan tersebut,” timpalnya. (Pur)