Jembatan Tanah Kering Patah Lagi, Banjir Manusia

  • Bagikan

BANYUASIN, GESAHKITA.COM — Sudah Berulang kali jembatan panjang tanah kering yang merupakan jembatan penghubung 2 kecamatan, rusak dan patah besi Gelagar, jembatan tersebut terletak di Desa Mukut Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin.

Dari pantauan media ini, jembatan patah yang mulai diperbaiki mengakibatkan banjir manusia, antrian panjang pengendara diatas jembatan hingga ke jalan cor.

“Jembatan ini merupakan satu-satunya akses untuk aktivitas warga masyarakat yang ada di dua kecamatan yakni kecamatan Pulau Rimau dan kecamatan Selat Penuguan. Selama 3 bulan ini sudah tiga kali patah besi Gelagar memajang yang berbeda tempat di jembatan tersebut’,” kata warga ketika ditanya terkait jembatan rusak itu.Sabtu (27/11/2021).

Pengendara antri melewati jembatan tanah kering

“Kita Bayar pajak terus, pemerintah harus turun tanganlah pak, tolong dibuat berita biar cepat terlaksana perbaikan nya.Tolong prihatin juga sama kami, kalau nak keluar susah, naik mobil kalau jembatan patah jadi ngeri pak,” ungkap warga masyarakat lainnya yang berasal dari desa Dana Mulya.

Baca Juga :  Pemdes Budi Asih Realisasikan BLT-DD Periode Bulan Maret 2021

Sementara kepala dinas PUTR kabupaten Banyuasin Ardi Arfani saat diwawancarai terkait jembatan patah, dirinya menbenarkan bahwa jembatan penghubung memang sudah berulangkali patah dan kita sama-sama untuk menperbaiki jembatan tersebut.

“Perbaikan jembatan, sifatnya hanya sementara dengan mengunakan material jembatan yang tidak digunakan lagi, biaya lainnya atas pertisipasi masyarakat dan pengusaha sekitar Pulau Rimau, perbaikan tersebut selama 2 hari, diharapkan pada masyarakat mohon pengertiannya,” kata dia. (Ind)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan