SEKAYU, GESAH KITA,COM, — Pada akhirnya muncul Klarifikasi permohonan maaf secara terbuka dari pihak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berlokasi kecamatan babat toman, Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan terkait video viral di beberapa media social beberapa hari yang lalu.
Dalam video tersebut diduga security membuat kegaduhan dengan salah satu sopir yang ingin membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU 24.307.178 wilayah Kecamatan Babat Toman. Selasa, (22/03/2022)
Viralnya video beberapa hari yang lalu menarik perhatian publik dan menuai banyak komentar dari netizen. Viralnya video tersebut membuat pihak SPBU SPBU 24.307.178 kecamatan babat toman mengucapkan permohonan maaf terhadap perlakuan security yang diduga kurang profesional dalam menjalankan tugasnya tersebut.
Izwan Security spbu kecamatan babat toman didampingi oleh rico roberto bertindak selaku Kuasa Hukum pihak spbu saat dibincangi awak media ini
Mengucapakankan permintaan maafnya atas kekhilafan, atas miss komunikasi yang terjadi pada hari sabtu, 19 maret 2022 lalu.
“Saya mengucapkan permohonan maaf saya atas kekhilafan, atas miss komunikasi yang terjadi pada hari sabtu, 19 maret 2022 lalu, “kata nya.

Dia juga mengaku atas perbuatan nya tersebut sehingga membuat gaduh membuat ramai di media sosial, dan terkesan tidak professional.
“Jadi atas peristiwa tersebut saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas ketidak profesionalan saya dan saya mohon maaf kepada seluruh konsumen,”ucapnya.
Di temapt yang sama Rico roberto selaku pihak SPBU Babat Toman juga mengatakan bahwa pihak spbu babat toman melakukan klarifkasi atas viralnya video di beberapa media social yang terjadi beberapa hari yang lalu.
Seraya menyebutkan saat dirinya bersama security berbicara dihadapan sejumlah awak media.
“Bahwasanya di samping saya ini security yang viral pada saat itu dan Kami dari pihak spbu babat toman dengan ini mengklarifkasi atas viralnya video di beberapa media social yang terjadi beberapa hari yang lalu, “sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut dirinya selaku perwakilan Pihak SPBU menyampaikan permohonan maaf sebesar besarnya atas terjadi kegaduhan tersebut.
“Khusunya di beberapa media sosial, kami yakini hal tersebut memang benar murni miss komunikasi yang terjadi antara security dengan pihak sopir tersebut,”katanya.
Menurut Rico dari penanggung Perusahaan dalam hal ini, pihak direktur telah menyampaikan secara langsung juga terkait hal ini.
“Direktu juga memohon maaf dan akan memberikan sanksi yang tegas juga kepada security yang bersangkutan, ”Tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Tio Riansyah Dewo selaku pengawas spbu babat toman mengucapkan terima kasih kepada setiap elemen atas kepedulian dan perhatiannya.
Tio mengaku senang sebab peristiwa tersebut menjadi motivasi dan cambukan pelajaran bagi pihaknya untuk lebih baik lagi.
“Kejadian tersebut menjadi motivasi dan cambukan pelajaran bagi kami untuk tetap melayani lebih baik lagi, “kata Tio.
Meski begitu pihak nya tetap meminta kepada para konsumen untuk terus peduli dan melaporkan kepada manajemen apabila ada tindakan staff dan karyawan yang bekerja diluar norma pelayanan prima diterapkan di SPBU tersebut
“ Kami persilahkan kepada seluruh konsumen untuk terus peduli dan melaporkan kepada manajemen apabila ada tindakan staff dan karyawan yang kurang pantas dan bekerja diluar kepantasan dalam melayani, “tutupnya. (Ril/Husni)