Respon Dewan Kesenian Palembang Naik nya Status Museum SMB II Ke Grade A

PALEMBANG, GESAHKITA COM—Ketua Dewan Kesenian Kota Palembang (DKP), MS Iqbal Rusdianto menjelaskan DKP dalam hal ini sebagai supporting Partner Kolaborasi dan menilai kegiatan ini sebagai gebrakan awal kebangkitan interaksi masyarakat setelah masa Pandemi Covid 19 berakhir.
DKP hal ini ikut turut serta memberikan ide dan gagasan agar masyarakat mau berkunjung ke Museum, sehingga Museum SMB II ini memiliki daya tarik tersendiri.
Didit sapaan Akrab Ketua DKP juga menjelaskan kegiatan ini juga dalam rangka memeriahkan perayaan hari Museum.
Pose bersama ketua DKP Palembang dan pembicara diikuti peserta lokakarya di Museum SMB II
Pose bersama ketua DKP Palembang dan pembicara diikuti peserta lokakarya di Museum SMB II
“Sementara kegiatan Lokakarya adalah dalam rangkaian naik nya grade Status Museum SMB II status nya Grade C ke Grade A,” ucapnya.
Sementara, Lomba lomba Seni Pertunjukan dan bazar umkm yang menampilkan icon seni dan budaya untuk menarik kunjungan agar masyarakat mau berkunjung ke museum.
Kegiatan ini kata dia, Melibatkan generasi muda, lomba tari daerah, lagu daerah tari kreasi.
Respon DKP Akan Naik nya Status Museum SMB II
Naik nya status Museum SMB II ke Grade A bagi DKP adalah hal sangat Positif sebab di dalam DKP sendiri terdapat banyak komisi (pekerja seni) yang sebelumnya sudah menyusun agenda terpaksa tertunda akibat Pandemi.
Pose bersama ketua DKP Palembang dan pembicara diikuti peserta lokakarya di Museum SMB II
Pose bersama ketua DKP Palembang dan pembicara diikuti peserta lokakarya di Museum SMB II
Informasi dihimpun Grade A Museum tersebut merupakan lompatan status yang luar biasa.
Namun terdapat banyak pekerjaan harus dipersiapkan akan tanggung jawab salah satu nya Infrastruktur yang ada.
Didit menyebutkan apa yang diketahui dari tour study pihak DKP lakukan baik di dalam Negeri Maupun luar negeri.
Sementara Dia juga mendengar dari pihak pengelolah bahwa juga akan melakukan renovasi renovasi dan tambahan fasilitas lain nya.
“Iya informasi yang kita dapat dari dinas terkait tentu bakal banyak perubahan dari musem ini, termasuk fasilitas gedung, fasilitas tambahan sehingga sesuai dengan aturan tentang pengelolaan museum itu sendiri,” jelas dia.
Pose bersama ketua DKP Palembang dan Perwakilan walikota Palembang pada pembukaan acara di Museum SMB II
Selain itu Didit kemudian menyebutkan apa yang dia ketahui tentang museum yang diantaranya adalah kawasan wisata, kawasan cagar budaya, pos jaga serta kantin, kantong parkir, display kuliner dan tempat ibadah yang tentu nya akan menjadi tempat yang sangat layak untuk dikunjungi secara kenyamanan nya.
“Semua itu harus dipenuhi oleh museum SMB II jika sudah ternominasi di Grade A ” imbuh dia.
Seraya menambahkan bahwa hal tersebut harus dilakukan sebagai triger atau gerakan awal sehingga bisa memunculkan bagaimana museum itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan menunjukkan fungsi museum itu sendiri.
Bukan hanya itu terkait barang barang atau benda benda bernilai sejarah yang ada di museum menurut Didit, misalnya dalam hal kurator dan keterangan keterangan juga hendak nya juga mengikuti perkembangan zaman apa belum.
“Misalnya saja apakah sudah bisa mengikuti digitalisasi, display nya seperti apa termasuk tata letak pintu masuk dan pintu keluar. Termasuk juga sumber daya manusia nya juga harus diupgrade misal kemampuan dan pemahaman akan benda benda bersejarah, secara umum pelayanan juga harus baik sesuai dengan aspek Grade A,” ungkapnya.
(Goik)
banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

hari santri nasinonal

Tinggalkan Balasan