hari jadi kota pasuruanisra miraj hut oku selatan, hari jadi oku selatan

Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pasuruan Menurun, Dewan Bakal Bentuk Pansus

Ditengah Pademi Covid 19 Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pasuruan Menjadi Perhatian, LKPJ 2020 di Paripurnakan

PASURUAN, GESAHKITA COM- Ditengah Pandemi Covid-19 LKPJ Bupati Pasuruan Ir. Irsyad Yusuf digelar untuk melihat dampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan. Imbas pandemi yang berlangsung sejak 2020 lalu, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan mengalami penurunan. 

Laporan Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Pasuruan Ir. Irsyad Yusup tahun 2020 ini digelar dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat, bertepat di Jalan Raya Raci, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dalam pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2020 di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, menyampaikan, kalau pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan, minus 2,03 persen, Rabu, (07/04/2021)

Menurutnya, Penurunan itu tak lain dipengaruhi pandemic Covid-19. Meski begitu, tingkat penurunan yang terjadi, masih lebih rendah ketimbang Jawa Timur ataupun Nasional. Karena, ditingkat Jawa Timur, penurunan pertumbuhan ekonomi yang terjadi, mencapai 2,39 persen. Sedangkan tingkat nasional, mencapai 2,07 persen.

Suasana Paripurna DPRD Kab Pasuruan Saat Bupati Irsyad Sampaiakan LKPj 2020

“Ada penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi di tahun 2020. Dan ini menjadi tantangan kita, untuk bisa mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut,” ungkap nya.

Sejumlah kiat bakal ia jadikan jurus dalam menghadapi tantangan tersebut salah satu nya dari sektor Wisata.

“Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi itu, misalnya dengan menggairahkan sektor wisata, justru dengan melarang ASN untuk mudik ke luar daerah, bisa dimanfaatkan untuk sektor-sektor wisata lokal dalam menarik konsumen,” kata Bupati.

Bukan hanya itu, Irsyad dalam kesempatan itu juga menambahkan yang menurutnya, “Akan mampu menjadi peluang untuk mengoptimalkan sektor wisata di Kabupaten Pasuruan. Makanya, kami mendorong agar ada diskon-diskon bagi pelaku wisata, agar mengerek pengunjung lokal. Jadi, perputaran uang di daerah, bisa terjadi,” imbuhnya.

Realisasi pendapatan daerah di tahun 2020 mencapai Rp 3,21 triliun. Sementara, belanja daerah mencapai Rp 3,23 triliun. SILPA hingga akhir 2020 mencapai Rp 281 miliar, secara keseluruhan,

Menanggapi LKPj tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan menyampaikan, akan dibahas legislatif dengan mitra. Pihaknya pun akan membentuk pansus-pansus untuk membahas LKPj 2020 tersebut.(*) (Pur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *