selamat idul fitri selamat menunaikan ibadah puasa selamat menunaikan ibadah puasa selamat menunaikan ibadah puasa hari jadi kota pasuruanisra miraj hut oku selatan, hari jadi oku selatan

Dari Ancaman Pembunuhan Hingga Tindakan Diskriminasi, Ketua Nawacita Presiden Sudah Alami

PALEMBANG, GESAHKITA COM–Berdiri diatas kepentingan rakyat berdasarkan Undang – Undang bukanlah hal yang mudah di Indonesia akan selalu ada resiko yang harus dihadapi mulai dari ancaman pembunuhan baik secara fisik ataupun pembunuhan karakter bahkan tindakan diskriminasi sudah bagian dari sebuah perjuangan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Rury Jumar Saef Ketua Nawacita Presiden Joko Widodo, Jumat (17/09/2021).

” Selama menjadi ketua Nawacita Presiden Republik Indonesia tentu saja banyak hal yang saya temukan di lapangan mulai mendengar keluh kesah masyarakat  terutama dalam masalah sengketa lahan”, kata Rury

Lebih dalam Rury juga menjelaskan bahwa dalam memperjuangkan hak – hak rakyat bukan tanpa rintangan, banyak pihak pastinya akan merasa terancam kepentingannya dengan kehadiran tim Nawacita Presiden, bahkan tidak jarang melakukan tindakan tidak bermoral dan pengecut seperti menyebarkan berita bohong (Hoax) bahwa dirinya adalah staf khusus Presiden palsu.

Hal tersebut baru – baru ini dialaminya di Provinsi Bengkulu saat dirinya memenuhi undangan masyarakat desa Urai Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Senin (14/09/2021), dirinya di panggil oleh pihak Polda Bengkulu dan meminta Rury menunjukkan surat tugas sebagai staf Presiden.

” Baru – baru ini saya diundang oleh masyarakat desa Urai Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, dan berakhir dengan penanggulangan Polda Bengkulu yang menanyakan surat tugas sebagai staf khusus Presiden, disebabkan ada pihak yang menyebarkan berita bohong tersebut, padahal saya tidak pernah membuat pernyataan tersebut, dan pada kesempatan tersebut saya menegaskan bukan staf khusus Presiden melainkan Ketua Nawacita Presiden”, tegas Rury

Dari penuturan Rury bahwa setelah keterangan akhirnya pihak Polda Bengkulu mengerti dan menyudahi perkara tersebut, karena terbukti itu adalah berita Hoax yang sengaja dihembuskan oleh pihak – pihak yang merasa  terancam kepentingannya.

” Setelah mendengar dan penegasan secara langsung dari saya pribadi akhirnya pihak Polda Bengkulu mengerti dan menyudahi perkara tersebut, karena terbukti itu adalah berita Hoax (Bohong) yang sengaja dihembuskan oleh pihak – pihak yang merasa terancam kepentingannya,” ujar Rury

Meski Rury mengetahui siapa yang menyebarkan berita Hoax tersebut, tetapi dirinya memilih untuk tidak memperpanjang masalah tersebut dan membiarkan masyarakat menilai sendiri.

” Saya tahu siapa tokoh dibalik yang menyebarkan berita bohong tersebut, tapi tidak usah diperpanjang, dan biarlah masyarakat yang bisa menilai sendiri”.ungkap Rury

Ketika ditanya apakah dirinya akan mundur sebagai ketua Nawacita Jokowi karena begitu banyak serangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak menyukai ketegasannya melawan penindasan terhadap rakyat, Rury mengatakan tidak akan pernah mundur selangkah pun dalam membela rakyat.

” Saya Tidak akan pernah mundur selangkah pun melawan penindasan dan membela kepentingan rakyat yang terdzalimi,” Tegas Rury

Di akhir pembicaraannya Rury meminta kepada masyarakat jangan takut kepada para mafia – mafia yang melakukan penindasan seperti ini baik itu Korporasi hingga oknum dari Aparat dan pemerintahan.

” Masyarakat jangan takut kepada mafia – mafia yang melakukan penindasan seperti ini baik itu datang dari Korporasi hingga oknum dari Aparat dan pemerintahan, Jika tidak dilawan kasihan nasib generasi penerus yang telah hilang hak – haknya” tutup Rury (Irfan)

Rury Jumar Saef (Baju Putih Ketua Nawacita Jokowi Di Dampingi Dedi Irawan Aktivis Agraria

Tinggalkan Balasan