Pembangunan Jalan Akses Waduk Tiga Dihaji Diharapkan Mengutamakan Kualitas 

MUARADUA, GESAHKITA COM— Pembangunan jalan menuju akses waduk Tiga Dihaji diharapkan dan  mengutamakan kualitas,  sehingga selain bermanfaat bagi masyarakat juga memiliki kontur yang kokoh.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Popo Ali Martopo, B.Com., saat melakukan peninjauan pembangunan jalan Bendungan Tiga Dihaji, Kamis (02/06/2022) pagi.

Popo yang pada kepemimpinan nya kedua periode ini membuat target diantara nya yakni untuk memberikan fasilitas yang layak bagi masyarakat.

Selain itu dalamkesempatan itu Bupati meninjau berbaikan jalan menuju Bendungan Tiga Dihaji, dan mengecek sejauh mana proses pembangunan Bendungan Tiga Dihaji.

Dia pun  berharap ke depan minimal ada penanganan darurat agar masyarakat nyaman dalam menggunakan jalan.

Dan tentunya, pembangunan jalan penghubung dari titik 0 Desa Peninggiran sampai ke Desa Sukabumi, yang perbaikannya sepanjang 11,4 kilometer agar mengutamakan kualitas.

“Harapan kami kalau ada yang berisiko tolong diperbaiki semaksimal mungkin, sehingga sebelum ada jalan Alternatif yang baru, jalan ini dapat mempermudah akses pengguna jalan serta barang yang tentunya akan memperlancar dan memantapkan perekonomian, pendidikan serta kesehatan masyarakat sekitar,” tegasnya.

Proses pembangunan mega proyek ini tentunya menimbulkan dampak bagi masyarakat salah satunya pada bidang infrastruktur yang tentunya hal ini menjadi perhatian pemerintah. Untuk itu, Bupati OKU Selatan dua periode ini berharap agar dalam pembangunannya, pihak kontraktor tetap memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Bendungan yang terletak di Desa Sukabumi Kecamatan Tigadihaji ini menelan biaya pembangunan lebih dari Rp 3 triliun yang berasal dari dana APBN dan termasuk dalam salah satu Proyek Strategis Nasional yang ada di Sumatera Selatan.

Bendungan ini akan membawa manfaat besar pada sektor pertanian di Provinsi Sumatera Selatan, di mana bendungan ini merupakan satu-satunya bendungan yang berada di Sumatera Selatan yang multy purpose. Selain dapat mengairi lahan irigasi baru seluas 25.423 hektar, bendungai ini juga dapat menghasilkan energi listrik, air baku dan pengendalian banjir.
“Bendungan Ini merupakan proyek strategis nasional. Tentu pembangunan ini kabar baik bagi pertanian kita. Sebab saat ini kita konsisten untuk meningkatkan produksi pertanian khususnya beras. Bendungan ini nantinya dapat menyuplai air secara konstan ke berbagai kabupaten yang terdapat lahan pertanian,” kata Bupati.

Menurutnya, pembangunan bendungan ini merupakan salah satu jawaban dari keluhan para petani terkait pengairan untuk lahan pertanian. Bendungan Tigadihaji adalah bendungan type zona dengan inti lempung, urugan batu.

Bendungan ini merupakan salah satu bendungan tertinggi di Indonesia dengan dasar galian 122,50 meter, sumber air berasal dari Sungai Selabung, lebar puncak 12 meter, panjang puncak 950 meter dan daya tampung total sebesar 105 juta hektar. Bendungan ini akan memasok air untuk Daerah Irigasi Komering seluas 25.423 ha, pemenuhan air baku 0,3 m3/detik, pembangkit listrik 4×10 MW, konservasi sumber daya air, pengendalian banjir dan pariwisata alam.

Dengan dibangunnya bendungan ini juga akan menjadi obyek wisata baru di Kabupaten Ogan Komering Ulu selain obyek wisata air Danau Ranau yang sudah terkenal sebelumnya.

Tampak hadir mendampingi Bupati dalam peninjauan ini Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kadin PU TR, Kadishub, Kadin Sat Pol PP, Kabag Prokopim, dan Camat Tiga Dihaji.(ril/hen)

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

hari santri nasinonal

Tinggalkan Balasan