GESAHKITA – Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya dengan bertolak dari Kabupaten Tapanuli Selatan menuju Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026) pagi.
Agenda utama Kepala Negara di Aceh adalah meninjau langsung proyek pembangunan hunian yang dikelola oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Presiden tiba di helipad PTPN IV, Tapanuli Selatan, sekitar pukul 09.10 WIB dan menyempatkan diri menyapa warga serta bersalaman dengan sejumlah pejabat daerah, termasuk Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.
Pukul 09.20 WIB, Helikopter TNI AU Caracal membawa Presiden lepas landas menuju Bandara Silangit, Tapanuli Utara, sebagai titik transit sebelum menuju Medan dan Aceh.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Presiden Prabowo untuk mempercepat penyediaan tempat tinggal bagi masyarakat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 500 hingga 600 unit rumah hunian di wilayah tersebut.
Rombongan Kabinet Merah Putih
Sejumlah menteri dan pejabat tinggi turut mendampingi Presiden dalam penerbangan ini, antara lain:
-
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Agus Harimurti Yudhoyono.
-
Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi.
-
Menteri Luar Negeri: Sugiono.
-
Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin.
-
Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian.
-
Sekretaris Kabinet: Teddy Indra Wijaya.
Setibanya di Aceh Tamiang, Presiden akan mendarat di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata dan langsung bergerak menuju lokasi proyek untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target.










