GESAHKITA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif dengan membuka perdagangan Kamis (15/1/2026) di zona hijau.

Indeks naik 39,72 poin (0,44%) ke level 9.072,30, memperpanjang rekor setelah kemarin untuk pertama kalinya parkir di level psikologis 9.000.

- Advertisement -

Statistik Perdagangan Pagi:

  • Pergerakan Saham: 290 saham menguat, 70 saham melemah.

  • Volume & Transaksi: 648,1 juta saham berpindah tangan dengan nilai transaksi Rp459,8 miliar dalam 59.150 kali frekuensi.

  • Kapitalisasi Pasar: Mencapai Rp16.459 triliun (setara nyaris US$1 triliun).

Perdagangan hari ini menjadi yang terakhir untuk pekan kedua Januari 2026, mengingat pasar akan libur pada Jumat (16/1) untuk memperingati Isra Mi’raj. Pelaku pasar cenderung mencermati sentimen domestik dan global di tengah periode perdagangan yang pendek ini.

Berbeda dengan performa IHSG, nilai tukar Rupiah menghadapi tekanan berat. Pantauan lapangan menunjukkan harga jual Dolar AS di sejumlah money changer Jakarta telah menembus Rp17.000.

Di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kurs jual berada pada rentang Rp16.930 hingga Rp17.010 per Dolar AS. Fenomena ini mencerminkan lonjakan permintaan fisik valas akibat aksi lindung nilai (hedging) masyarakat serta kepanikan pelaku usaha dalam mengamankan likuiditas untuk kebutuhan impor.