selamat menunaikan ibadah puasa selamat menunaikan ibadah puasa selamat menunaikan ibadah puasa hari jadi kota pasuruanisra miraj hut oku selatan, hari jadi oku selatan

Dana Ketahanan Pangan 20 Persen DD  Desa Tanjung Agung Diduga Jadi Ajang Korupsi

foto ilustrasi

Dana Ketahanan Pangan 20 Persen DD  Desa Tanjung Agung Diduga Jadi Ajang Korupsi

MUARADUA, GESAHKITA COM–Program ketahanan pangan yang merupakan program Presiden berdasarkan Perpres no 104, bahwasanya sebesar 20% dana yang bersumber dari Dana Desa untuk Desa Tanjung Agung Kecamatan Banding Agung kabupaten Oku Selatan sepertinya menuai polemik dan menjadi pertanyaan bagi masyarakat desa Desa Tanjung Agung, Jumat (23/02/2024)

Akmal yang merupakan  kepala Desa tanjung agung saat ditemui sejumlah media di kediaman nya mengatakan untuk kegiatan di tahun 2023  ketahanan  pangan kambing sebanyak 20 ekor dan dibagikan 5 kelompok dalam satu  kelompok  4 ekor kambing.

Sementara untuk harga satu kambing tidak tentu atau bervariasi yakni ada harga Rp.1.700.000 sampai degan Rp 1.800.000 dan itu juga mintak bagi beli sama kades kaliman.

Masih menurut Akmal untuk pedas sebanyak 4 ton setengah karna posisi hari kemarau tidak bisa ditanam karena tanah nya keras.

“Dan untuk sekarang yang bisa ditanam cuma 2 ton setengah. sekarang umur pedas nya sudah 3 bulan. untuk harga per kilo pedas Rp 17.000, “ kata dia.

Ditelusuri juga  tanaman pedas ditanam di lahan Kades Akmal sendiri. Meski diketahui ketahanan pangan diduga diperutukan untuk Oknum Kades sendiri, sementara masyarakat diduga cuma dipekerjakan saja.

Didapati juga semenjak  dari tahun 2022 sampai 2023,masyarakat belum pernah menikmati hasil dari penggelolahhan dana ketahanan pangan kata sumber yang dapat dipercaya.

Masih menurut keterangan Akmal selakepala desa Tanjung Agung tersebut bahwa untuk Dana desa di tahun 2023  ketahanan pangan kecil cuma. Rp.140.000.000.

Seperti informasi yang didapat dari keterangan Kades Akmal banyak sekali  kejanggalan dalam program ketahanan pangan di desa tanjung agung kecamatan Banding agung kabupaten Oku Selatan.

Masarakat berharap kepada pemerintah khususnya dinas terkait dan aparat penegak hukum (APH) untuk menindak lanjuti pemberitaan ini karena kuat dugaan telah terjadi KKN dalam program pengelolaan Dana Desa 2023 yang ada di desa tanjung agung.(tim/dd)