selamat menunaikan ibadah puasa selamat menunaikan ibadah puasa selamat menunaikan ibadah puasa hari jadi kota pasuruanisra miraj hut oku selatan, hari jadi oku selatan
Asia, News  

Ekspor batu bara Rusia ke Asia Tenggara melonjak hampir 50%

Ekspor batu bara Rusia ke Asia Tenggara melonjak hampir 50%

Bangladesh telah membeli 48.000 ton batu bara dari Rusia, menurut data

JAKARTA, GESAHKITA COM—Ekspor batu bara Rusia ke negara-negara di Asia Tenggara melonjak tahun lalu setelah pasokan ke UE terhenti di tengah sanksi Barat terhadap Moskow, harian bisnis Vedomosti melaporkan pada hari Senin, mengutip data dari perusahaan analisis energi Kpler.

Pengiriman batu bara Rusia ke Asia Tenggara, kecuali Tiongkok, melonjak sebesar 47% pada tahun 2023 dan mencapai 13,1 juta ton, kata outlet tersebut.

Negara-negara yang meningkatkan impor batu bara Rusia termasuk Sri Lanka, yang meningkatkan pembelian sebesar 4,5 kali lipat menjadi 1,6 juta ton.

Vietnam meningkatkan impornya hampir dua kali lipat menjadi 3,9 juta ton, Malaysia sebesar 18% menjadi 3,8 juta ton, dan Indonesia sebesar 1,7 kali lipat menjadi 3,4 juta ton.

Pengiriman ke Myanmar meningkat sebesar 10%, mencapai 41.000 ton tahun lalu, sementara Bangladesh membeli 48.000 ton batu bara dari Rusia, menurut data.

Sementara itu, Beijing, yang saat ini merupakan mitra dagang terbesar Moskow di Asia, telah mengimpor 40% dari seluruh ekspor batu bara Rusia sejak tahun 2022, diikuti oleh India (20%) dan Korea Selatan (13%), data menunjukkan.

Menurut data bea cukai Tiongkok, impor batu bara pada bulan Desember mencapai rekor tertinggi sebesar 47,3 juta ton menyusul volume tertinggi ketiga yang tercatat pada bulan November, sehingga menjadikan total impor pada tahun 2023 mencapai angka tertinggi sepanjang masa.

Menurut perkiraan awal Kpler, ekspor batu bara Rusia ke Tiongkok berjumlah 104 juta ton pada tahun lalu, meningkat hampir 43% dibandingkan tahun lalu seiring dengan semakin dalamnya kerja sama energi kedua negara.

Peningkatan ekspor batu bara Rusia ke pasar Asia terjadi ketika Moskow mengalihkan arus perdagangannya menyusul larangan impor batu bara yang diberlakukan UE pada bulan Desember 2022.

 

Sumber : RT