250 Warga Diungsikan 40 Dirawat,  Akibat Gas CO2 PT Medco Bocor

  • Whatsapp
foto warga diduga keracunan dilarikan ke Puskesmas (credited Wartanusa)

ACEHTIMUR, GESAHKITA COM– Puluhan warga Desa Panton Rayeuk D, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur mengalami keracunan, sesak dan pusing diduga akibat kebocoran dari proses pencucian sumur gas milik PT Medco E&P Malaka.

Awak media melaporkan, kejadian berlangsung sekira pukul 10:00 Wib, Jumat pagi, (09/04/2021).

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, UPTD Puskesmas Keude Geurubak telah merujuk 5 Pasien ke Rumah Sakit (RS) di Idi Rayeuk, akibat keracunan yang diduga kebocoran sumur gas PT Medco.

Wartanusa melaporkan, dua pasien diantaranya telah dirujuk ke RS Graha Bunda yakni Raliah (58) dan Mariana (36). Pasien mengalami muntah darah, sesak dan pusing.

Semetara 40 pasien lainnya masih dalam perawatan Puskesmas dan masih ada kemungkinan untuk di rujuk RS.

Kepala Puskesmas Keude Gereubak Kecamatan Banda Alam, Rasyidin, SKM kepada awak media menuturkan bahwa kedatangan warga sekira pukul 10:00 WIB.

Sindonews melaporkan, akibat dari kebocoran gas PT Medco EP Malaka yang terjadi sejak, Jumat pagi (9/4/2021) seluruh warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam,Aceh Timur diungsikan ke kantor Camat Banda Alam.

(credited sindo news)

Tim Muspika kecamatan membantu melakukan Evakuasi hingga saat ini warga yang telah diungsikan mencapai 250 jiwa.

Warga terus bertambah dan mereka mengeluh sesak, batuk, mual-mual dan muntah sehingga warga yang diduga keracunan akibat menghirup udara bau yang tidak sedap,” ucapnya kepada awak media

Tim perawatan, ucapnya, langsung menangani pertolongan pertama, hingga kini sudah ada lima orang yang dirujuk ke Rumah Sakit Zubir Mahmud dan Graha Bunda.

“Saat ini sudah lima orang yang dirujuk ke RS Zubir Mahmud dan Graha Bunda,” demikian ungkapnya.

Sementara korban yang tumbang akibat terhirup gas Co2 terus bertambah korban mengalami sesak nafas, mual, batuk darah dan pusing. Sedangkan di lokasi bau menyengat masih terasa akibat kebocoran gas.

Semetara itu, Kepala Dusun Pante Rayeuk T Teupin Mamplam Nasruddin menjelaskan, bahwa pada jam
05.00 WIB tercium bau busuk seperti bau gas. Kemudian warga mulai muntah-muntah dan pada jam 10.00 WIB langsung para korban dibawa ke puskesmas setempat.

“Sekitar 36 warga diduga mengalami keracunan gas saat in sedang mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Banda Alam, Aceh Timur. Empat warga lainnya yang mengalami keracunan tersebut terpaksa dirujuk ke RSUD dr Zubir Mahmud akibat mengalami muntah darah,” katanya dinukil sindo news.

Sementara itu, Humas PT Medco E&P Malaka Blok A. Abdul Hamid kepada wartawan saat di lokasi belum memberikan keterangan langsung terkait hal tersebut. Namun, press rilisnya akan menyusul.

No Comment Pak. Kami akan berikan press rilisnya nanti, terkait kejadian ini. Prosedur kita. Mohon untuk dimengerti pak,” ujarnya singkat.(sindonews/red)

 

Pos terkait

pempek palembang, jual pempek palembang